



Mulut beracun penuh bisa
mulai mengeluarkan kata sampah
tak terkendali
Moncong tajam tanpa ampun
porak-porandakan
segenap keinginan hati
Pikiran jauh melayang
Mengabur ciptakan imaji
Hanya ada caci maki
Tercebur batu
Hantamkan dinding baja
Leburkan kesucian dengan nista
Kini lampu padam
senyap
tanpa bunyi-bunyian
dan semua kata kecelakaan
tak akan termaafkan
Labels: jeritan hati
0 Comments:
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
