
Seraya bertakbir
dan mengucap tasbih
Kuhaturkan segala syukurku
atas segala nikmat-MU
Bersimpuh di haribaan-Mu
bersama dengan segenap kebodohan dan keserahakanku
Akan tetapi...
Nafsu kebinatangan perlahan kembali
merenggut kemurnian jiwa
Menenggelamkan kesadaran sukma
Namun dengan pasti
ku rajut kembali
benang-benang nurani ini
Agar tetap dapat selalu memuji-Mu..
Yaa Rabbii..
030907
Labels: jeritan hati
0 Comments:
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
