Ketika kita mengerti arti menghadapi maut,berarti kita juga mengerti arti menjalani hidup. Mampu menerima kematian memberiku banyak kebebasan. Jika bebas untuk mati, aku juga bebas untuk hidup. Aku bebas untuk mengambil resiko, bebas untuk menjadi terbuka dan rentan, bebas untuk pergi ke mana saja yang kusuka.. Bebas untuk lakukan apapun yang kumau.
tapi ternyata aku masih takut..
Kehidupan berlangsung tanpa disadari dari detik ke detik. Aku harus segera menyadari bahwa hari-hari yang aku lewati justru semakin mendekatkanku kepada kematianku sebagaimana juga yang berlaku bagi orang yang lebih dulu mati, sebelum aku.
Kematian yang akan tetap menjadi misteri. Untuk itulah tiap hari kita tak berhenti berharap, "Tunjukilah kami jalan lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yangdimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat." Sembari berusaha menghindar dari segala dosa masa lalu, bertaubat sungguh-sungguh, dan terus mengusahakan kebaikan yang kita mampu.
Tuhan..tuntunlah aku..
Aku tak ingin tersesat dulu sebelum menemukan jalan menuju ke arahMU.
Aku rindu padaMU..
Rindu..
Rindu..
Rindu..
Teramat sangat hingga mungkin nanti akhirnya aku tak kuat.. Dan aku sangat bahagia karena saat itu pula aku akan bertemu denganMU, Tuhanku...
Labels: jeritan hati
0 Comments:
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
